Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil menjadi perhatian yang tidak kalah penting. Terlebih untuk ibu hamil direntang usia kehamilan 6 bulan ke atas.

Perut yang kian membesar sangat mempengaruhi aktivitas tubuh sehari-hari. Salah satunya adalah posisi saat tidur. Posisi tidur yang salah bagi ibu hamil dapat berakibat fatal karena dapat membahayakan janin yang dikandungnya.

Seperti Apakah Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil?

Untuk memperoleh kenyamanan saat tidur, berikut ini adalah 3 posisi tidur yang baik dan benar untuk ibu hamil:

1. Tidur miring ke kiri

Salah satu posisi tidur yang paling dianjurkan oleh para ahli medis bagi ibu hamil adalah tidur dengan posisi miring. Posisi terbaik adalah tidur dengan miring ke kiri.

Posisi tidur miring bagi ibu hamil bermanfaat untuk meningkatkan jumlah aliran darah ke janin yang didistribusikan melalui plasenta. Hal ini sangat penting mengingat satu-satunya nutrisi bagi pertumbuhan janin diperoleh lewat plasenta.

Selain itu dengan posisi tidur miring ke kiri dapat membantu ginjal bekerja lebih baik. Dalam posisi ini, ginjal akan bekerja secara efisien dalam membuang cairan yang mengandung kotoran dan racun dari dalam tubuh. Sebagai dampaknya maka rasa sakit yang biasanya terjadi pada pergelangan tangan dan kaki akan berangsur-angsur reda.

2. Posisi tidur sambil menekuk lutut

Untuk membuat tidur semakin rilex dan nyaman, sembari berbaring anda dapat menekuk kedua lutut kaki. Bisa juga anda letakan bantal sebagai sandaran kaki.

Selain mampu membuat tidur menjadi lebih rilex, dikutip dari laman health.detik, posisi tidur dengan menekuk lutut juga dipercaya dapat mengurangi risiko bayi lahir secara prematur.

3. Posisi tidur setengah duduk

Posisi lain yang dapat membantu ibu hamil merasa lebih nyaman dan rilex adalah tidur dengan posisi setengah duduk. Tambahkan bantal sebagai sandaran untuk kepala dan punggung. Posisi ini sangat baik khususnya bagi ibu hamil yang sering mengalami sesak napas maupun nyeri di ulu hati.

Kondisi nyeri pada ulu hati ini biasanya dipicu oleh kinerja hormon progesteron. Hormon ini akan merelaksasi otot antara lambung dan kerongkongan (esophagus) sehingga asam lambung dan makanan bisa berbalik ke esophagus kembali.

Selain posisi tersebut di atas agar lebih nyaman, ibu dapat memakai sabuk penyangga perut atau maternitty belt. Sabuk ini berfungsi untuk memberikan sokongan tambahan bagi payudara, perut, pinggang dan punggung sekaligus.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *