Selain obat untuk menyembuhkan penyakit campak, jika anak kita terkena campak maka yang sering kali ditanyakan adalah apa saja pantangan penyakit campak pada anak yang perlu dihindari?. Hal tersebut memang sangat penting untuk dilakukan supaya dapat mencegah penyakit bertambah parah.

Penyakit Campak Pada Anak

Penyakit campak seringkali dialami oleh anak, terutama pada bayi dan balita di masa pra sekolah hingga sekolah dasar. Campak merupakan salah satu jenis penyakit yang masih sering kita temui di negara kita.

Campak, Rubeola atau Measles merupakan suatu infeksi kulit yang disebabkan oleh paramiksovirus. Penyakit ini disebut juga tampek, dabaken atau morbili. Tanda yang tampak ketika seseorang terkena campak adalah munculnya bercak atau ruam di seluruh tubuh dan penyakit ini sangat menular.

Penyakit campak jika dibiarkan semakin parah bisa berdampak pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak biasanya mulai muncul antara satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh.

Gejala Penyakit Campak

Pada seseorang yang terkena campak boasanya akan muncul tanda-tanda di tubuhnya. Gejala penyakit campak yang umumnya muncul biasanya ditandai dengan :

  • Mata merah dan menjadi sangat sensitif terhadap cahaya,
  • Gejala awal mirip gejala flu seperti demam, radang tenggorokan, hidung beringus atau tersumbat,
  • Bercak putih keabu-abuan di area mulut dan tenggorokan.

Bercak merah kecoklatan atau ruam akan muncul di kulit selang beberapa hari kemudian. Kemunculan bercak ini pada tubuh berawal dari belakang telinga, sekitar kepala, kemudian leher. Hingga pada akhirnya bercak atau ruam tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh.

Diagnosis terhadap campak bisa diamati dengan melihat gejala-gejala yang muncul. Tapi untuk lebih memastikannya, sampel air liur akan diambil untuk dilakukan tes. Sebaiknya Anda segera menghubungi dokter, klinik, atau rumah sakit terdekat jika gejala ini muncul.

Saat ini sudah tersedia vaksin untuk mencegah penyakit ini. Vaksin untuk campak termasuk dalam bagian dari vaksin MMR (campak, gondongan, campak Jerman).

Kenali Penyebaran Virus Campak

Penyakit campak sangatlah menular. Penularan campak ini dapat terjadi ketika penderita campak batuk atau bersin. Karena virus campak terdapat dalam cairan tenggorokan yang dikeluarkan pada saat seorang penderita campak batuk atau bersin.

Virus campak bisa bertahan di udara terbuka selama beberapa jam, akibatnya, virus ini bisa bertahan dan menempel pada benda-benda. Saat kita menyentuh benda yang sudah terkena percikan virus campak, lalu menempelkan tangan ke hidung atau mulut, kita bisa ikut terinfeksi.

Pantangan Penyakit Campak Pada Anak

Dibanding orang dewasa, enyakit campak memang lebih sering menyerang pada anak-anak. Khusus untuk anak yang mengidap penyakit campak, berikut ini merupakan beberapa pantangan penyakit campak pada anak yang perlu dihindari:

  • Berada di luar rumah,
  • Mandi menggunakan air dingin,
  • Kontak langsung dengan orang lain,
  • Terpapar cahaya yang terlalu silau,
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan.

Meskipun penyakit campak lebih sering menimpa anak-anak berusia di bawah lima tahun. Namun pada dasarnya, campak bisa diderita oleh semua kalangan usia, terutama yang belum pernah terkena campak atau yang belum mendapat vaksinasi campak.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *