7 Cara Mendidik Anak Down Syndrome

cara mendidik anak down syndrome

Bagaimanapun juga, merawat dan mendidik anak adalah kewajiban mutlak yang harus dilakukan oleh orangtua. Apapun kondisinya meskipun dihadapkan dengan kenyataan bila harus memiliki anak dengan kelainan down syndrome.

Dibutuhkan pola penanganan khusus dalam mendidik anak down sindrome, yang mana penanganan ini jelas sangat berbeda jika dibandingkan dengan anak – anak normal pada umumnya. Tetaplah bersabar dan berbesar hati dalam mendidik mereka.

Penyebab Munculnya Down Syndrome

Sebagai informasi, down Syndrome merupakan sebuah kelainan genetik yang dapat terjadi pada anak disebabkan karena adanya kelainan genetik akibat kegagalan kromosom pada saat pemisahan diri. Yang paling umum dialami lebih dari 90% penderita down syndrome adalah down syndrome Trisomy 21. Ini merupakan kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21 di dalam q22 gen SLC5A3.

Penjelasanya kurang lebihnya seperti ini.

Pada bayi normal, jumlah kromosom yang terbentuk sebanyak 46 kromosom yang berasal dari 23 pasang kromosom yang saling membelah. Sedangkan pada bayi dengan down syndrome, mereka terlahir dengan 47 kromosom dimana kromosom 21 pada saat membelah kelebihan 1 kromosom.

Sampai saat ini, para ahli sekalipun dari kalangan ahli genetik yang bisa menjelaskan mengapa dan apa penyebabnya kondisi ini bisa terjadi. Namun demikian, berdasarkan penelitian, seorang ibu hamil dengan usia diatas 35 tahun memiliki resiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan down syndrome.

Anak yang terlahir dengan down syndrome secara fisik badanya relatif pendek, wajahnya yang terlihat bundar (moon face) dengan mata yang sipit tertarik ke atas dan memiliki hidung yang datar seperti orang mongoloid.

Selain memiliki perbedaan fisik, secara mental anak dengan kelainan ini juga memiliki perkembangan mental dan kecerdasan yang abnormal. Namun demikian anak down syndrome juga memiliki kemampuan untuk belajar dan dengan pola pengasuhan yang tepat mereka mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berprestasi.

Cara Mendidik Anak Down Syndrome

Sangatlah wajar jika orangtua merasa begitu sedih karena ditakdirkan memiliki anak yang menderita down sindrome. Walaupun begitu, kesedihan dan kekecewaan tersebut tidak boleh membuat para orang tua merasa lemah dan membenci anak mereka yang menderita gangguan down sindrome. Orang tua harus berbesar hati, tulus dan ikhlas dalam menerima kenyataan bahwa saat ini mereka memang sedang mengalami ujian.

Hadapilah masalah ini dengan tegar, mulailah untuk berdamai dengan keadaan. Dari pada tenggelam dalam penyesalan sebaiknya alihkan perhatian dengan lebih fokus dalam mengasuh anak down sindrome dengan sepenuh hati. Bagamanapun itu adalah anugrah tuhan yang dititipkan kepada anda.

Berikut ini adalah beberapa tips mengenai cara mendidik anak down syndrome untuk orang tua yang dilansir dari www.care.com dalam melewati masa-masa sulit dalam mengasuh anak-anak down sindrome.

1. Mencari informasi dan pengetahuan

Carilah informasi sebanyak mungkin tentang kondisi down syndrome. Temukan literatur atau info apapun tentang keadaan yang sedang dihadapi.

Dengan memiliki pengetahuan yang cukup tentang down sindrome, maka kita akan mampu mengobati anak-anak kita dengan jauh lebih baik. Browsing di internet, membaca buku dan medalami pengetahuan tentang psikologi anak adalah upaya yang tepat.

2. Tetap berikan kasih sayang

Kasih sayang dan perhatian orang tua adalah segala-galanya bagi anak. Itu modal utama. Apa yang anda berikan, perhatian, bimbingan, belaian anda akan dirasakan oleh anak dengan down syndrome. Saat mereka merasa nyaman dengan anda, maka segala hal baik itu pembelajaran ataupun nasihat dari anda akan dapat mereka terima.

3. Mencari potensi anak

Orang tua harus mencari potensi yang dimiliki oleh anak down sindrome. Anak-anak yang menderita down sindrome tidak berarti anak itu tidak memiliki kemampuan dan bakat. Mereka pasti memiliki bakat di atas rata-rata.

Tugas kita sebagai orangtua adalah menemukan dan mengembangkan talenta itu. tidak sedikit loh anak dengan down syndrome yang mampu berprestasi bahkan hingga tingkat internasional.

4. Pahami kelemahan anak

Kita juga harus menyadari bahwa anak-anak yang menderita down sindrome memiliki beberapa titik kelemahan dan keterbatasan. Sebagai orangtua, kita harus berusaha dengan sabar dan mengetahui tentang pembatasan dan kelemahan tersebut.

5. Mencarikan sekolah yang tepat

Hak untuk belajar dan mendapatkan pendidikan adalah hak semua orang. Sekalipun dengan keterbelakangan mental dan fisik, bukan berarti anak dengan down syndrome tidak boleh mengenyam bangku pendidikan.

Penderita down syndrome juga memiliki hak yang sama dengan anak-anak normal untuk mendapatkan pendidikan. Sekolah luar biasa atau SLB adalah pilihan yang tepat bagi anak dengan down syndrome. Sekolah ini akan memberikan pendidikan sesuai dengan porsi dan kondisi anak.

6. Bergabung dengan komunitas

Seringlah berbagi dengan orangtua lain yang juga memiliki anak-anak dengan down sindrome. Bergabunglah dengan mereka untuk saling suport dan memberikan motifasi. Di era internet ini, anda dapat bergabung dalam forum online, khusus untuk orang tua yang mempunyai anak-anak dngan down sindrome.

Dengan berbagi, kita akan mendapatkan dukungan moral dari orang lain yang akan membuat kita lebih bersemangat dalam membesarkan anak-anak down sindrom karena anda merasa anda tidak sendirian.

7. Ikutlah ajang perlombaan

Saat ini sepertinya sudah banyak diselenggarakan perlombaan atau pagelaran acara yang khusus diadakan untuk para penyandang difabel juga termasuk penderita down syndrome. Tanggal 21 Maret adalah hari peringatan Down Syndrome sedunia, dimana biasanya diadakan berbagai acara maupun perlombaan anak down syndrome.

Jika di kota anda diselenggarakan acara ini, cobalah untuk mengikut sertakan anak anda. Jika belum ikut berpartisipasi minimal di acara ini anda mendapatkan pencerahan dan motifasi, atau minimal anda memahami jika mereka, anak – anak down syndrome juga mampu berprestasi.

cara mendidik anak down syndrome
Previous Post

No more post

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *