Kenali Penyebab dan Tanda-Tanda Hamil Kosong


Pernahkah mendengar istilah hamil kosong? Beberapa mitos seputar hamil kosong yang beredar di masyarakat bahkan ada yang menyebutkan jika sang janin yang ada didalam kandungan diambil oleh mahluk halus.

Hamil kosong atau kehamilan palsu merupakan suatu kondisi dimana rahim wanita hamil tetapi ternyata kosong. Itu berarti di dalam rahim tidak ditemukan adanya janin. Peristiwa hamil kosong ini tentunya sangat mengecewakan para ibu dan pasangannya, khususnya yang sedang mengharapkan keturunan.

Apa Sebenarnya Hamil Kosong Itu?


Hamil kosong dalam istilah medis disebut blighted ovum atau kehamilan anembrionik adalah proses kehamilan yang terjadi manakala ada sebuah sel telur yang telah dibuahi oleh sel sperma kemudian menempel pada dinding rahim, tetapi sel telur tersebut ternyata tidak berkembang.

Sebagai hasil dari proses pembuahan tersebut memang akan membentuk kantung kehamilan namun kosong karena tidak terbentuk janin. Pada proses ini plasenta juga akan terbentuk namun tidak memiliki embrio atau janin. Seiring dengan proses tersebut, tubuh ibu juga akan mengalami perubahan seperti kenaikan HCG dan mulai muncul berbagai tanda seperti ciri-ciri orang hamil pada umumnya. Inilah yang mengecoh dan mengelabuhi seolah memang sedang hamil.

Kehamilan kosong biasanya akan terjadi ketika ibu sudah memasuki trimester pertama dan menemukan adanya kejanggalan pada kehamilannya tersebut. Bahkan beberapa kasus yang terjadi, banyak ibu tidak menyadari jika dirinya sedang hamil. Ini baru bisa terdeteksi setelah dilakukan USG kehamilan.

Faktor Penyebab Terjadinya Hamil Kosong


Ada beberapa faktor pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya kehamilan kosong pada wanita, hal tersebut antara lain;

1. Kelainan kromosom

Kehamilan kosong sering ditimbulkan karena adanya kelainan pada kromosom, struktur utama penyusun genetik. Yaitu masalah yang dialami sejak bayi ada di dalam kandungan. Kelainan ini juga dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan janin.

2. Kualitas sperma dan sel telur yang kurang baik

Kualitas sperma maupun sel telur yang kurang baik ini menjadi penyebab terjadinya kelainan kromosom. Hal ini yang nantinya akan menyebabkan proses pembelahan sel menjadi tidak sempurna. Segala hal yang terjadi akibat proses pembelahan sel yang kurang sempurna ini dapat menyebabkan tubuh wanita bereaksi dan menghentikan proses kehamilan.

Cara Mengatasi Kehamilan Kosong


Kehamilan kosong juga menjadi alasan penyebab utama terjadinya keguguran. Namun sayangnya, sampai saat ini tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kehamilan kosong. Meski demikian pada beberapa wanita, kehamilan kosong akan dialami sekali saja.

Ciri-Ciri Kehamilan Kosong


Sama seperti kehamilan normal pada umumnya, gejala atau ciri-ciri sebagai tanda yang ditunjukkan pada kehamilan kosong tidak jauh berbeda. Tanda-tanda tersebut antara lain terlambat datang bulan, tes urin menunjukan hasil yang positif hingga morning sickness.

Hal ini disebabkan karena pada dasarnya proses yang terjadi pada kehamilan kosong sama dengan proses yang dialami pada kehamilan normal. Tapi biasanya kehamilan kosong sudah mulai dapat dikenali sejak awal pada trimester pertama kehamilan.

Ada beberapa gejala yang mungkin terjadi pada kehamilan kosong antara lain, rasa nyeri dan kram perut yang tak tertahan. Ada kalanya dibarengi dengan keluarnya flek darah dari daerah kewanitaan.

Jika tanda tersebut yang muncul, besar kemungkinan sang ibu akan mengalami keguguran. Namun perlu dicatat bahwa tidak semua pendarahan yang terjadi pada masa-masa awal kehamilan merupakan tanda mengalami keguguran.

Deteksi Dini Kehamilan Kosong


Untuk lebih memastikan adanya gejala tersebut, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan terdekat. Lakukan deteksi dini kehamilan kosong dengan melakukan pemeriksaan ultrasonografi atau USG. Karena sejauh ini pemeriksaan dengan metode USG adalah yang paling akurat hasilnya.

Dengan melakukan diskusi dengan dokter kandungan akan dapat diputuskan tindakan secara pasti terkait hal-hal selanjutnya yang akan dilakukan. Ada beberapa kasus yang memang mengharuskan untuk dilakukan proses pembersihan dari dalam rahim. Ada dua cara tindakan medis yang bisa dilakukan yaitu dengan dengan kuretase atau kiret dan cara yang kedua adalah dengan konsumsi obat.

Jika sudah dilakukan tindakan medis atas diagnosa dari dokter, biasanya dokter akan menganjurkan untuk menunda kehamilan sampai 3 bulan kedepan.

Belum ada Komentar untuk "Kenali Penyebab dan Tanda-Tanda Hamil Kosong"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel