Apa Saja Ciri-Ciri Puber Kedua pada Pria?


Ketika seorang pria dengan usia 40 tahun nan yang biasanya cuek dengan penampilannya namun tiba-tiba saja baunya lebih wangi, mulai merubah gaya rambut, lebih care dengan penampilan itu tandanya dia sedang mengalami puber kedua. Apakah itu merupakan ciri-ciri puber kedua pada pria?

Puber merupakan sebuah fase adanya perubahan hidup yang terjadi secara drastis dan signifikan. Perubahan yang terjadi akibat puber secara biologis terjadi disebabkan karena adanya perubahan hormonal, perubahan fisik, dan emosional.

Pada pria, ketika memasuki umur 40 tahun biasanya dikaitkan dengan puber kedua atau biasa disebut juga sebagai midlife crisis. Puber kedua biasanya identik dialami oleh kaum laki-laki. Namun ternyata wanita juga bisa saja mengalami puber kedua meskipun pada kenyataannya lebih sering terjadi pada pria.

Ciri-Ciri Puber Kedua Pada pria


Konon, saat pria memasuki usia 40 an, mereka suka mencari petualangan dalam bentuk kesenangan yang baru. hal ini sering dikaitkan ketika pria memasuki puber kedua ia akan mulai melirik wanita lain.

Terlepas hal-hal tersebut benar atau tidak, isu-isu seperti itu sangat rentan sekali menimbulkan rasa curiga dan dapat mengancam keharmonisan rumah tangga. Tetapi jika kamu mencurigai pasangan anda sedang mengalami puber yang kedua, berikut merupakan ciri-ciri puber kedua pada pria:

1. Cendrung merasa cepat bosan

Saat hal-hal yang selama ini dicari sudah merasa tercapai, misalnya kehidupan karir dalam posisi yang bagus, kondisi finansial tercukupi justru saat itu akan muncul perasaan jenuh. saat itulah banyak pria yang mulai melakukan hal yang tidak biasa.

Secara psikologis, para pria seolah ingin membuktikan jika dirinya masih sama hebatnya seperti saat ia masih muda. Kebanyakan pria di rentang usia 40-an berusaha menolak kenyataan bahwa dirinya sudah mulai tua. Salah satu faktor yang memengaruhi rasa bosan bagi pria yaitu adanya suatu aturan yang mulai membatasi ruang geraknya. Terlebih jika ia sudah menikah dan memiliki anak. Sebagian waktu dan perrhatian akan tercurahkan untuk mereka. Selain itu bisa juga karena pria mulai merasa bosan dengan perilaku dan tingkah laku pasangannya.

Jika hal ini terjadi dan melanda pada anda, cobalah ajak pasangan anda untuk berbicara 4 mata. Dengarkan saja semua keluh kesahnya, biarkan ia mencurahkan apa yang menjadi unek-uneknya selama ini. Coba rencanakan untuk bulan madu kedua yang mungkin akan mengembalikan semangat hidupnya.

2. Pria menjadi lebih genit

Menjadi lebih genit bukan berarti tampil seperti wanita ya, hehe. Maksudnya jadi lebih care dan ribet sama penampilan. Yang iasanya cuek tampil apa adanya tiba-tiba saja tampil lebih wangi, lebih peduli tentang fashion dan cara berpakaian atau merubah model rambut jadi lebih klimis misalnya.

Saat pria memasuki usia 40 an, ia seperti ingin menolak jika ia sudah mulai tua. Pria ingin selalu tampil untuk terlihat lebih muda. Hal itu karena pria mulai merasa tidak nyaman dengan kondisinya yang semakin menua.

Cara mengatasinya hal ini yaitu dengan mendorong kepercayaan dirinya. Katakan padanya jika anda mencintainya apa adanya. Yakinkan pasangan anda jika anda akan berjuang bersama-sama mengarungi bahtera rumah tangga sampai ajal menjemput.

3. Mulai jarang di rumah

Ciri-ciri lain puber kedua pada pria adalah ia jarang berada di rumah. Dia lebih cenderung untuk berkumpul dan menghabiskan waktu dengan teman-temannya dibandingkan dengan keluarganya. Dia akan selalu beralasan untuk dapat bertemu dengan teman-temannya.

Bagi wanita, hal ini akan terasa sangat menyebalkan, mengingat ketika sudah berumahtangga seorang wanita biasanya lebih membutuhkan pasanganya terlebih bila sudah memiliki anak. Meskipun demikian, berikanlah pasangan anda kesempatan untuk berkumpul dengan teman-temannya. Selama hal itu masih bisa terkontrol dan tidak mengabaikan kepentingan keluarga, it's ok. Saat rasa bosan itu reda, percayalah jika seorang pria akan kembali ke rumah.

4. Mencari perhatian wanita lain

Point ke empat sebenarny ingin saya beri judul selingkuh. Hal ini bisa saja terjadi, tapi sebelum menuju ke arah perselingkuhan, biasanya akan diawali dengan mencari perhatian kepada wanita lain. Awalnya mungkin hanya sekedar teman curhat, teman makan dan lama-kelamaan terjadilah perselingkuhan.

Sudah jadi kodrat seorang pria mungkin jika ia selalu menginginkan perhatian yang lebih. Momen puber kedua pada pria ini memang sangat rentan untuk terjadinya perselingkuhan.

Cara mencegah hal ini terjadi adalah dengan memperlakukannya secara istimewa dan memberikan perhatian yang lebih. Perselingkuh terjadi bukan semata-mata karena pria kepincut pada wanita yang lebih cantik atau seksi semata, tetapi bisa saja karena ia mendapati adanya perlakuan wanita lain yang lebih istimewa.

Itulah beberapa ciri-ciri puber kedua pada pria ketika ia berada pada usia 40 tahunan. Jika anda merasa ada ciri-ciri lainnya, silahkan beri tanggapan anda di kolom komentar.

Belum ada Komentar untuk "Apa Saja Ciri-Ciri Puber Kedua pada Pria? "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel